Penjelasan sedikit tentang komunikasi antara PLC S7 dengan media MPI
Mungkin selama ini sering kita menggunakan MPI untuk komunikasi antara PLC dengan OP, atau PLC dengan PLC, yang selama ini lebih umum yaitu menggunakan global data dengan mengkonfigurasi sender dan receiver, cuma dengan global data tersebut membutuh kan restart CPU dan apabila kita upload kita akan kehilangan konfigurasinya. Nah, saya biasanya menggunakan logic script programming dengan bantuan system function (SFC) bawaannya S7.
Misalnya ada dua PLC di dua plant yang berbeda, saya sebut saja Plant A dan Plant B :
Konfigurasi MPI Address di PLC Plant A
Konfigurasi MPI Address di PLC Plant B
Nah, SFC yang digunakan yaitu SFC 68 (X_PUT), jadi sistem komunikasinya yaitu dua PLC tersebut sama - sama aktif, dua duanya mengirim data, maksud hal ini yaitu apabila komunikasinya terputus atau error masing masing PLC mengetahui error tersebut.
Library SFC 68 (X_PUT)
Scipts di PLC Plant A
Network 1 - Pulse Every 500 ms
AN “p500ms”
L S5T#500MS
SD “T0″
NOP 0
NOP 0
NOP 0
A “T0″
= “p500ms”
Network 2 - Generate Always On Bit
SET
S “Always ON”
Network 3 - Request To Send Data
A “p500ms”
S “Put Req”
Network 4 - System Function XPut
CALL “X_PUT”
REQ :=”Put Req”
CONT :=”Always ON”
DEST_ID :=W#16#4
VAR_ADDR:=P#DB2.DBX0.0 BYTE 2
SD :=P#DB1.DBX0.0 BYTE 2
RET_VAL :=#RV
BUSY :=”Busy Req”
Network 5 - Reset Request To Send Data (Error)
L #RV
L 0
<I
R “Put Req”
Penjelasan dari SFC 68 yaitu :
- DEST_ID :=W#16#4 (MPI address dari PLC tujuan / Plant B)
- VAR_ADDR:=P#DB2.DBX0.0 BYTE 2 (DB dari PLC tujuan yang akan kita write / Plant B)
- SD :=P#DB1.DBX0.0 BYTE 2 (Local DB Plant A - lebar datanya harus sama)
Sehingga scripts tersebut disisi Plant B untuk network 4 :
CALL “X_PUT”
REQ :=”Put Req”
CONT :=”Always ON”
DEST_ID :=W#16#2
VAR_ADDR:=P#DB2.DBX0.0 BYTE 2
SD :=P#DB1.DBX0.0 BYTE 2
RET_VAL :=#RV
BUSY :=”Busy Req”
Yup, penjelasan singkat dari komunikasi antar PLC, untuk pengembangannya sesuai kebutuhan masing-masing, misalnya menggunakan bit error komunikasi untuk ke kondisi “safe”, terus akan lebih baik untuk meletakkan di OB interrupt (misal OB35 - 100 ms) sehingga tidak membebani PLC ![]()



December 21st, 2008 at 8:28 am
kalau aku lebih suka menggunakan global data lewat netpro network, lebih enak, tinggal klak klik doank. benar, tinggal sesuai kebutuhan.
nice..
December 22nd, 2008 at 12:22 am
saya juga dulu sering pake global data mas
cuma kalo sepengetahuan saya, ada dua kelemahan klo pake global data :
- klo di upload konfigurasinya ilang
- trus klo gak salah dengan global data kita tidak tahu status komunikasinya error apa gak, bit error disini sangat penting kita ketahui, untuk membuat action ke posisi “safe” di program kita
contoh sederhana : misalnya plant A mengirimkan status “transfer product” ke plant B dan plant B membuka jalur sesuai perintah dari plant A, nah misalnya komunikasinya error, dan plant A sudah tidak transfer lagi, tapi bitnya masih menyimpan last value (”transfer product”) si plant B masih terus saja membuka jalur, nah bila kita bisa dapetin status error, kita bisa membuat bit error tersebut sebagai triger untuk interrupt menutup jalur (safe kondisi)
January 30th, 2009 at 3:21 am
OOT.
Bos..tlng pncerahannya, dimesin tmptku kerja ada masalah error SF LED RED nyala (error) shg mesin mnjadi hang krn PLC (SIMATIC S7-300, CPU313C) tdk ada respon. kira2 apa yg terjadi. Berikasih sebelumnya
January 30th, 2009 at 11:46 am
hmm.. banyak penyebabnya mas
untuk tau diagnosticnya harus online dulu
mas punya step 7 programnya?
kalo ada tinggal online, trus untuk liat diagnostic PLCnya cara cepat shortcutnya CTRL + D
tapi CPUnya masi running khan ? (bisa diliat dari RUN LED)
February 3rd, 2009 at 2:44 am
ini kurng beruntung aq..tdk ada step 7 programnya, CPU tdk RUN n vendor yg jual msin dah tu2p (taiwan made). sdh “search ke google kjadian tsb byk trjd ktnya”. maaf jd curhat hee3x..bos bisa ksh tau dimana bisa beli progrm tsb dan kira2 budgetnya. Terimaksih
February 3rd, 2009 at 4:39 am
wah gak tau mas, saya belum pernah pegang mesin kayak gitu, cuma klo CPU nya sampai stop berarti di programnya tidak ada OB interupt untuk soft dan hard fail hehehe, atau gini aja programnya di upload terus di liat di diagnosticnya, or klo tau proses dan input outputnya bikin lagi aja program dari nol hehehe
February 15th, 2009 at 7:05 am
selamat siang kang,
saya bisa gak dapat software wincc v6.0, program di kampus saya rusak dan ingin saya perbaiki..?
Makasih kang sebelumnya.
Hadi
February 15th, 2009 at 1:12 pm
master saya ilang smua mas (hard disk saya rusak)
or mas download aja via rapidshare
April 6th, 2009 at 7:52 am
download wincc v.6 sp2 via rapidshare?
minta linknya dong mas..
punya ku kok tiap kali abis install passti minta sqlserver..aneh
April 6th, 2009 at 8:52 am
udah saya kirim ke email mas
May 20th, 2009 at 2:08 am
mas bisa minta yang pake bahasa ledder g?
saya belum begitu paham menggunakan STL, masih dalam tahap belajar.
atas bantuanya saya ucapkan terimakasih
September 15th, 2009 at 3:36 am
siang mas,
salam kenal mas….,wah asik banget bisa gabung diblog mas ini,bnyak hal yang menarik untuk dipelajari,thanks mas, btw bisa minta link winCC V6.2 download via rapidshare,thanks mas
Regards,
-yudi-
December 15th, 2009 at 2:28 pm
Mas Fatoni saya mau tanya,
saya mau mencoba untuk mengkonfigurasikan PLC Siemens Step7 300 dengan DCS Centum CS 3000, mas Fatoni punya nga referensi mengenai KOnfigurasi tersebut
Catatan : Untuk sisi PLC-nya hanya tersedia konektor MPI
sebelumnya saya ucapkan trimakasih mas….
December 15th, 2009 at 11:55 pm
setahu saya menggunakan komunikasi profibus DP coupler (master - master), hanya saja perlu dipastikan lagi di CPU nya apakah spesialis untuk MPI apakah bisa MPI/DP, bisa terlihat di CPU nya, mas juga bisa tanya temen saya dimana di plantnya sekarang lagi ada project menggunakan Centum VP dan komunikasi ke S7300 via DP, linknya ada di sebelah kanan web saya ==> toekang scada
December 16th, 2009 at 2:20 pm
OK trimakasih mas
December 17th, 2009 at 2:59 pm
mas maaf mas, saya mau nanya lagi
apakah konektor MPI yang terdapat pada PLC Siemens Step7 Lite 300 hanya bisa digunakan sebagai kabel komunikasi dengan peralatan kontrol lain, misalnya DCS atau KOnektor MPI tersebut hanya sebagai kabel download data???
trimakasih mas sebelumnya
December 26th, 2009 at 7:29 am
Memang biasanya untuk S7 ke DCS pakai DP coupler..
tapi sudah kebanykan juga memakai OPC…
December 27th, 2009 at 6:39 am
untuk MPI sepengetahuan saya hanya dipakai pada S7, baik itu sebagai kabel download data atau sebagai kabel komunikasi antar PLC