Energy Monitoring System

General, Other HMI, Project, S7-300, S7-400, Simatic Step7 Add comments

A new and innovative approach to real-time energy
Saat ini mungkin lagi gencarnya “GO GREEN ENERGY” di semua aspek ; lingkungan rumah tangga, fasilitas umum, bahkan di industri. Intinya untuk melakukan “management” dari pemakaian energi yang akan berdampak ke lingkungan global.

Artikel berikut adalah overview dari salah satu project di tempat saya bekerja sekarang , yaitu Energy Monitoring System ; kalo saya mengambil pepatah dari “control engineer” bahwa untuk memanage atau mengendalikan suatu object hal pertama yang harus kita lakukan adalah memonitor.

Hal pertama yaitu mendefine type of energy dan area mana aja yang akan di monitor.

Jenis energi yang akan di monitor yaitu :
– Electrical
– Water
– Fuel
– Gas
– Steam
– Chil water

Sedangkan area yang akan dimonitor yaitu :
– Waste water
– Boiler
– Chiller
– Compressor
– LVMDB
– Process
– Packing
– Building

Teknologi yang digunakan dalam hal ini yaitu PLC – HMI system , mungkin banyak diluaran sana one packet system for monitoring seperti CEM Wonderware, Simatic Powerrate & b.Data , atau RSEnergyMetrix bikinannya Rockwell.

System yang saya gunakan menggunakan S7-300 as Central CPU, dan Wonderware InTouch yang di combine dengan SQL2005 EE as HMI and Database Server. Pertimbangannya hanya dua ; cost & kemudahan buat teknisi dan engineer disini yang notabene udah familiar dengan Siemens PLC & InTouch, jika nanti suatu saat ada modifikasi.

Arsitektur PLC & IO Slave :

Konfigurasi di atas menunjukkan PLC sebagai central controller, ET200M yang terhubung ke sensor-sensor seperti temperature, flow, dan pressure. Sedangkan power meter untuk mengukur electrical usage langsung terhubung sebagai IO Slave dengan profibus sebagai protokol disisi IO level. Sedangkan protokol di level HMI menggunakan profinet / ethernet.

Arsitektur HMI Virtual Server & Thin Client :

Arsitektur diatas terdiri dari 1 HMI server sebagai centralized real-time data dari dan ke PLC dan centralized database server. Dua HMI client hanya sebagai viewer real-time and historical EMS data. Yang agak berbeda di konfigurasi HMI berikut yaitu menggunakan virtualize desktop, mudahnya yaitu hanya membutuhkan 1 unit hardware server tapi didalamnya terdapat 3 virtual OS (server, client1, client2). Virtualization desktop yang digunakan yaitu dari produk VMWare ESXi Server, keuntungan dari virtualize dekstop adalah :
– PC Desktop digantikan oleh Thin Client yang lebih murah dan mudah maintenancenya
– Backup seluruh system hanya dalam one file
– Saving lead time untuk konfigurasi, instalasi, aplikasi dan network
– Manage semua OS secara centralized, etc

Beberapa contoh mimic overview dari aplikasi :

Salah satu contoh hasil reportnya :

Mungkin cuma sedikit overview ini aja yang bisa saya tampilkan, mungkin nanti detilnya akan di buatkan artikelnya oleh teman saya terutama dibagian “Virtualization Desktop”. Hal yang unik dari aplikasi ini adalah bahwa sistem ini dibangun bener bener dari sebuah white paper dan menggunakan custom software baik itu dari sisi PLC dan HMI nya , keuntungannya mungkin kita bisa bebas mencreate sesuatu yang fleksibel (belum pernah ada) dan juga tidak membutuhkan biaya yang besar dibanding jika kita menggunakan package software seperti yang saya sebutkan diatas.

Copyright © 2008 toekangscada.com, Powered by Wordpress, WP Theme redesign from Glossyblue
Entries RSS Comments RSS Log in