Simatic PCS7 Project

cerita sedikit tentang salah satu project terbesar menggunakan DCS Siemens (Simatic PCS7)

Green Field Project untuk ekspansi new line produksi, prosesnya adalah hybrid yaitu mixed dari batch process dan continuous proses. Control system yang dibangun menggunakan Simatic PCS7 v7.1 (Siemens Process Control System) sedangkan untuk menghandle batch process menggunakan Simatic Batch Technology yang merupakan add-on dari Simatic PCS7. Simatic Batch comply dengan ISA S88 standard.

Arsitektur dari control system terdiri dari 4 level :

1. Supervisory Level, terdiri dari Operator Station (OS) dan Operator Panel (OP) biasa juga dibilang sebagai HMI. Protokol yang digunakan di level ini adalah Ethernet dan Profibus. Komponen utamanya terdiri dari :
– 2 unit PCS7 OS Servers dan Batch Server
– 6 unit PCS7 OS Virtual Clients
– 1 unit Engineering Station
– 2 unit OP

2. Control Level, yang biasa disebut sebagai Automation Station (AS)
Protokol : Ethernet
Terdiri dari :
– 3 unit PCS7 AS (CPU 417-4) dengan masing-masing 3000 Process Object (PO)
– 1 PO terdiri dari banyak tagname/element/IO

3. Device Level, terdiri dari Remote IO, Smart MCC, Smart VSD.
Protokol yang digunakan : Profibus
Komponen utamanya terdiri dari :
– ET200 M Remote IO Modules
– Simocode Smart MCC
– Sinamics Smart VSD
– Power Meter Sentron PAC

4. Actuator/Sensor Level, terdiri dari IO Modules , Valves Modules
Protokol : AS-Interface
Komponen utamanya yaitu :
– DP/ASi Link
– AS-i Valves
– AS-i Airbox
– AS-i DI DO

Berikut gambaran dari sistem arsitekturnya :

Sedangkan untuk Functional Block Diagram antar unit :

Hal yang unik dari project ini :
– hampir semua sensor level dan device level menggunakan smart instrument sehingga minimize wiring
– menggunakan block tecknology library dari Siemens untuk Sinamics, Siwarex Weigher, Simocode, ASi Block, AssMon, Sentron PAC, etc
– menggunakan virtualisasi dekstop dengan thin client sebagai interface operator, tidak lama setelah project ini selesai, Siemens kemudian merelease versi resmi untuk Virtualisasi Desktop OS Client
– ready untuk dikembangkan ke layer yang lebih tinggi , misalnya Simatic IT, Plant Asset Management

17 thoughts on “Simatic PCS7 Project”

  1. wahh.. project lagi… kapan neh saya dapet project juga… mas nanya kenapa PID compact kok masih out of date walo dah saya upgrade ke SP5 TIA Portalnya..

  2. Mantap mas fathoni.. klo ditmpat kerja saya DCS ny pake CENTUM vp mas.. tp klo pake siemens baru tau nieh mas… klo lht design ny kayany susahan Dcs siemens yeah mas dari pada Dcs Centum vp.

  3. kalo SMART MCC komunikasi ke Master PLC tidak menggunakan control cable yang konvensional, tapi sudah menggunakan two wire RS485 kabel daisy chain, dengan berbagai macam protokol misalnya : profibus, asi, profinet, modbus, dsb.

    MCC yang konvensional menggunakan banyak core sesuai dengan jumlah I/O seperti : local/auto mode, local start stop, thermal overload, ELCB, thermis, etc

    SMART MCC cukup dengan dua core cable rs485.

  4. trus, keunggulan lainnya selain ketersediaan I/O dan penggunaan cable komunikasi yng simple ini apa mas? Mengingat harganya yang jauh lebih mahal dibanding mcc konvensional? Apakah termasuk pemborosan jika cuma dipakai untuk motor2 kecil seperti motor transport dll? Saya pernah dengar smart MCC support untuk motor2 besar yang membutuhkan data2 analog seperti penunjukan amper motor, temperatur, vibrasi dll.

    trims sebelumnya mas

  5. keunggulannya menurut saya :
    – instalasi lebih gampang cepat
    – fleksibel untuk kompleks data seperti asset management
    – tidak membutuhkan space yang banyak di cabinet

    kekurangannya :
    – maintenancenya membutuhkan skill yang lebih
    – harganya jauh lebih mahal dibanding konvensional MCC

    dari kekurangan dan kelebihan diatas ya silahkan di compare sendiri, kalo saya dulu install smart mcc hanya keinginan pribadi aja buat nyobain new teknologi ๐Ÿ™‚

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *