Power Monitoring System

Other HMI, Other PLC, Project Add comments

Sharing dikit tentang project power monitoring system

Karena di plant saya yang baru semuanya menggunakan power meter merk Schneider (PM Type), jadi untuk collect semua data Schneider telah menyiapkan gateway web based server.

Beberapa kelebihan menggunakan gateway tersebut :
– Tidak perlu melakukan programming
– Udah based on web, jadi si client tidak perlu install software lagi (cukup menggunakan Internet Explorer)
– Menggunakan network existing untuk monitor electricity data (sesuai fitur power meter)
– Menampilkan realtime data hanya menggunakan IE
– Fungsi utamanya adalah convert dari modbus RS485 menjadi Ethernet TCP/IP Protocol
– Bisa konek dari 25 sampai 32 power meter untuk setiap gateway
– 256 MB storage data logging

Berikut contoh aplikasinya untuk monitoring dua buah power meter (PM750) :

maksimum jarak dari gateway ke device terjauh adalah 500 meter.

Contoh monitoring data realtime dari power meter (based on web) :

Trending :

Historical Data Logging :

Kelebihan yang paling utama dari sistem ini adalah lowest cost, cukup dengan membeli gatewaynya dan sedikit konfigurasi serta instalasi kabel dari power meter ke gateway, kita udah bisa memonitor semua data di power meter.

Sedangkan kekurangannya adalah :
– Data yang di log paling cepat hanya setiap 5 menit, jadi kalo ada “spike” data tidak akan bisa ke record
– Tidak bisa menampilkan event/alarm
Kekurangan diatas bisa diatasi dengan menambahkan software berbayar punya Schneider Struxuware Power Logic

Copyright © 2008 toekangscada.com, Powered by Wordpress, WP Theme redesign from Glossyblue
Entries RSS Comments RSS Log in