High Speed Counter

Project, S7-1200, Simatic Step7 Add comments

Artikel tentang high speed counter

Berawal dari pertanyaan mengapa perlu adanya high speed counter ? Bukankah bisa dicover dengan menggunakan normal digital input.
Jawabannya yaitu : untuk mengcover devices yang mengeluarkan pulse dengan rate frekuensi yang tidak bisa dicover oleh scan normal PLC. Sebagai contoh misalnya flow meter mengeluarkan pulse dengan rate 100 pulse setiap 1 detik. Ini berarti setiap pulse berjarak sekitar 0.01 s atau 10 ms. Scan time PLC normal sekitar 50-150 ms, dengan update suatu input yang sangat cepat sekitar 10 ms, dikhawatirkan akan ada pulsa yang miss/hilang jika diikutkan dengan scan PLC total dimana didalamnya termasuk scan digital input.

Dengan high speed counter bisa mengcover sampai satuan us, berikut contoh spesifikasi high speed counter pada S7-1214C :

Dari table diatas bisa dilihat bahwa digital input di S71214C bisa diubah sebagai DI High Speed Counter dengan rate paling cepat yaitu 100 KHz atau dengan kata lain bisa “menangkap” pulsa dengan sampling rate paling cepat 10 us … wow 🙂

Contoh aplikasi High Speed Counter untuk Totalizer dengan menggunakan S7-1214C :

a. Setting hardware DI menjadi High Speed Counter

Contoh diatas menggunakan HSC2 (channel ke dua), tipe single phase dan counter up.

Address untuk Totalizer menggunakan ID1004 (double integer).

b. Program block untuk High Speed Counter

diatas adalah program untuk High Speed Counter, keterangannya :
– CTRL_HSC adalah bawaan dari software TIA Portal kita tinggal drag and drop dari Block Technology
– Menggunakan Function Block
– Untuk HSC tinggal diketik aja “HSC_2” (sesuai dengan settingan di hardware)
– CV diisi oleh bit atau trigger untuk memulai perhitungan counter

Lanjut ke rung yang kedua :
– semua perhitungan nilai counter otomatis di move ke ID1004 , kita tinggal ambil aja
– untuk aplikasi di program ini yaitu untuk flow totalizer kita tinggal kaliin dengan faktor pengali, untuk kasus yang saya buat setiap pulse mencerminkan 1 Liter, jadi saya kali dengan 1, hasilnya ada di MD1000 (Double Integer)

c. Pengalamatan DI High Speed Counter

Untuk pengalamatan High Speed Counter bisa dilihat dari tabel diatas.
Untuk contoh yang saya buat menggunakan HSC_2 sehingga wiring pulse dari flow meter konek ke I 0.2

Demikian contoh simple untuk penggunaan High Speed Counter yang bisa dicover oleh small PLC seperti S7-1200. Aplikasi High Speed Counter biasanya sering digunakan untuk Flow Totalizer, Encoder, Speed Sensor dan Positioning Sensor.

Copyright © 2008 toekangscada.com, Powered by Wordpress, WP Theme redesign from Glossyblue
Entries RSS Comments RSS Log in